Cerita Menjadi Seorang Lead GDSC Chapter INSTIKI

19 November 2022

Sedikit kisah dalam perjalanan menjadi seorang lead GDSC INSTIKI

Google Office Indonesia

APA ITU GDSC?

Sebelum lebih jauh menjelaskan pengalaman mendaftar dan menjadi seorang lead GDSC sampai menjalankan organisasi selama 3 bulan kebelakang (saat tulisan ini dibuat), saya ingin menjelaskan ke teman-teman apa sih itu GDSC (Google Developer Student Clubs), GDSC adalah sebuah organisasi non-profit besutan Google yang mana biasanya organisasi ini berada di lingkungan perguruan tinggi yang anggotanya adalah para mahasiswa/i yang mana tujuannya adalah menjembatani dunia industri dengan lingkungan perguruan tinggi (pendidikan).

CERITA AWAL SEWAKTU SELEKSI GDSC LEAD

Waktu itu saya melihat pembukaan lead GDSC dari platform Twitter, sebelumnya saya sudah tahu apa itu GDSC karena sudah membaca ini, jadi sewaktu saya melihat orang membagikan berita pembukaan lead GDSC saya cukup bersemangat untuk mendaftar, akhirnya mendaftarlah saya (kalau tidak salah menggunakan platform bevy), dan saya diminta untuk menuliskan motivasi saya untuk menjadi seorang lead GDSC untuk seleksi tahap awal. Berikut adalah pertanyaan yang harus dijawab:

  • What is your motivation to run a Google Developer Student Club at your Institution?
  • What is your experience in leading a project or a team?
  • What technology do you find most interesting and why? What is your experience with this technology?
  • Record a 90 second video and show us why you are the right person to be a GDSC Leader at your Institution.
Final Call Interview

Singkat cerita ternyata saya lolos seleksi tahap awal dan dilanjutkan dengan seleksi tahap selanjutnya yaitu wawancara. Setelah dihadapkan dengan berbagai kegalauan yaitu antara memprioritaskan UAS (waktu itu) atau mengikuti interview untuk menjadi lead GDSC, akhirnya saya memutuskan untuk menunda interview saya dan fokus UAS sampai akhirnya saya mendapatkan ‘final call interview’, karena merasa saya tidak ada kesempatan lain kalau melewatkan hal ini akhirnya saya memutuskan untuk menjadwalkan kembali interview saya, interview ini umumnya berbahasa inggris (sebagian besar lead lain menggunakan bahasa inggris dalam sesi interview) namun mungkin karena ‘final call interview’ akhirnya saya mendapatkan sesi interview berbahasa Indonesia dengan Mas Danang Juffry (Community Manager, Developer Relations Google Indonesia dan Brunei Darussalam), beliau menanyakan beberapa pertanyaan ringan, beberapa yang saya ingat:

  • Perkenalkan siapa diri kamu?
  • Apakah sudah tahu tentang GDSC sebelumnya?
  • Apa yang kamu tahu tentang GDSC?
  • Apa rencana kamu kedepannya kalau kamu terpilih menjadi seorang lead GDSC?
  • Apa background kamu?
  • Apakah kesibukan saat ini?
  • Apa pengalaman organisasi selama ini?

kurang lebih begitulah pertanyaan yang saya dapatkan, kebetulan pertanyaan dari Mas Danang cukup ringan dan cukup gampang dijawab oleh saya, namun ada juga kasus yang mana lead lain di-interview secara lebih teknikal, jadi kalau teman-teman ingin menjadi seorang lead GDSC harus siap jika ditanyakan pertanyaan teknis maupun non teknis.

Siapkan dan jabarkan apa motivasi anda dalam menjadi seorang lead secara jujur, siapkan dan latih bahasa inggris anda sebelum sesi interview karena besar kemungkinan akan menggunakan bahasa inggris, pakai framework STAR dalam menjawab pertanyaan (kalau memungkinkan)

CERITA SESUDAH TERPILIH

Singkat cerita akhirnya saya berhasil terpilih menjadi seorang lead GDSC chapter INSTIKI (Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia).

Email from Google Developer Student Clubs

Setelah mendapat email ini hati saya senang sekali sebab cita-cita saya supaya GDSC ada di INSTIKI terwujud, namun cerita tidak selesai di sana.

Setelahnya saya harus menandatangani Legal Sign Offs, masuk ke dalam Slack GDSC lead global, Discord GDSC lead Indonesia untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai GDSC.

Pastikan anda sudah menandatangani dan memenuhi syarat yang diperlukan, masuk ke dalam chanell komunikasi lead, mengikuti dan membaca semua guidelines dan menggunakan resources yang disediakan oleh Google

CERITA ONBOARDING ONLINE

Setelah terpilih, akhirnya saya harus mengikuti kegiatan onboarding (orientasi/pengenalan) online yang diikuti oleh GDSC Lead dari berbagai negara di Asia, acaranya cukup fun dikarenakan ada games, dan juga dapat bertemu banyak orang yang memiliki kepercayaan yang sama tentang impact dari GDSC di perguruan tinggi masing-masing.

CERITA ONBOARDING OFFLINE

GDSC Leads Indonesia

Beberapa hari setelah mengikuti acara onboarding online saya mendapatkan email undangan dari GDSC Indonesia yang mana saya harus menghadiri GDSC Indonesia Summit 2022 secara offline di Jakarta.

Hati saya senang sekali karena saya pergi ke Jakarta lagi setelah beberapa tahun (terakhir acara semacam Jambore Pramuka di Cibubur, Jaktim).

Singkat cerita pergilah saya ke Jakarta dengan pesawat terbang (karena di luar pulau Jawa) yang syukurnya dibiayai oleh Google, sesampainya saya di Jakarta, saya harus bertolak langsung ke Hotel, yaitu Hotel JS Luwansa yang mana akomodasi juga dibiayai oleh Google, kami menginap di sana selama 3 Hari dan 2 Malam (dikarenakan acara hanya berlangsung selama itu).

Hari Pertama setelah sampai di hotel kami melakukan registrasi dan mendapat beberapa merchandise (topi, sticker, camera cover, dll) setelah itu kami langsung memasuki kamar kami masing-masing dan setelahnya kami bertolak ke Google Office Indonesia untuk acara:

  • Pembukaan oleh Managing Director Google Indonesia yaitu Bapak Randy Jusuf,
Pembukaan oleh Managing Director Google Indonesia
  • Welcoming Speech oleh Ibu Yuana Rochma Astuti (Baparekraf),
Welcoming Speech oleh Ibu Yuana Rochma Astuti
  • ‘AMA (Ask Me Anything) with Googler’ oleh Dicky Muljana & Emanuel Ryan,
‘AMA (Ask Me Anything) with Googler’
  • setelahnya dilanjutkan dengan acara Google Office Indonesia Tour,
Google Office Indonesia Tour
  • ditutup acara Dinner bersama di Google Office Indonesia.

Hari Kedua acara berlangsung di Hotel JS Luwansa, hari kedua ini cukup padat dan serius, berikut adalah materi yang kami dapatkan:

  • ‘GDSC structure and a year ahead’ oleh Danang Juffry (Community Manager Indonesia & Brunei),
‘GDSC structure and a year ahead’ oleh Danang Juffry
  • ‘Future ready for the tech industry’ oleh Janise Tan (SEA Regional Lead),
‘Future ready for the tech industry’ oleh Janise Tan
  • [Lightning Talks] ‘Jumpstart your chapter’ oleh Robert Hutapea (Former GDSC Lead Universitas Bhayangkara Jakarta Raya)
  • [Lightning Talks] ‘Increasing diversity & inclusivity’ oleh Anggita Pinasthika Dewi (Former GDSC Lead Institut Teknologi PLN)
  • [Sharing Session] ‘How to successfully run your chapter’ oleh Fiki Alamsyah, Fachridan Tio Mu’afa, Anggita Pinasthika Dewi (Former GDSC Leads)
[Sharing Session] ‘How to successfully run your chapter’
  • Unconference discussions (‘Unconference’ berarti Anda yang akan mengusulkan sesi, memilih sesi mana yang ingin diikuti, dan berpartisipasi secara aktif di dalamnya. Anda akan menjalankan acara dengan berpartisipasi dalam pengumpulan ide, diskusi, sesi masukan, atau format serupa lainnya yang memerlukan masukan Anda.)
Unconference Discussion Result Presentation

Dalam sesi unconference discussion saya memilih topik ‘Kolaborasi’ yang mana kami membahas bagaimana cara kami harusnya berkolaborasi antar lead, yang mana saya mengusulkan/membuat konvensi yang mana ketika ingin berkolaborasi antar GDSC, leads tidak boleh hanya mengajak seperti “Hi, yuk kolaborasi?” namun lebih dari itu yaitu menggunakan framework 5W+1H yang mana sebelum mengajak kolaborasi harus memberikan semacam usulan/proposal yang berisi jawaban atas pertanyaan seperti (“Apa nama acara?”, “siapa yang akan diundang?”, “kapan acaranya akan berlangsung?”, ”melibatkan dan mengundang siapa saja?”, dll) sesuai dengan framework 5W+1H.

Unconference Discussion

Setelah sesi tersebut dilanjutkan dengan materi berikut:

  • ‘Intro to Google Product’ oleh Febria Roosita (Technical Project Manager Google Indonesia),
‘Intro to Google Product’ oleh Febria Roosita
  • [PR Guidelines] ‘Marketing & Branding your chapter’ oleh Janise Tan (SEA Regional Lead),
  • [Lightning Talks] ‘How to running Study Jam’ oleh Fachridan Tio Mu’afa (Former GDSC Leads UIN Syarif Hidayatullah Jakarta),
  • [Lightning Talks] ‘Running Solution Challange’ oleh Fiki Alamsyah (Former GDSC Leads STT Terpadu Nurul Fikri),
  • ‘Designing your community & running your first event’ oleh Febria Roosita (Technical Project Manager Google Indonesia).
  • Lalu acara dilanjutkan dengan ‘Kickstarting your GDSC’ yang mana lead dihadapkan dalam situasi ia harus merencakan acara untuk chapternya selama satu tahun kedepan.

Lalu acara pada siang-sore hari itu selesai, kami kembali ke kamar kami masing-masing.

Pada malam harinya kami melakukan dinner bersama di dekat pool Hotel JS Luwansa, sembari dinner acara pada malam itu juga diisi penyampaian pesan & kesan, ucapan terima kasih, kejutan ulang tahun untuk teman-teman yang ultah pada saat itu dan acara mengobrol bersama lead GDSC seluruh Indonesia yang hadir pada malam itu.

Hari ketiga (perpisahan) pada hari ini kami tidak punya acara apapun melainkan hanya breakfast di restaurant hotel dengan GDSC lead lain dan setelahnya kami mulai pulang ke asal masing-masing secara bertahap, kebetulan kami di Bali termasuk pulang lebih awal dikarenakan pesawat kami mendapat jadwal lebih awal, walaupun ternyata jadwal terbang kami direschedule (kami tidak tahu sebelumnya) dan ditambah dengan delay yang membuat jadwal kepulangan kami sangat lambat daripada perkiraan dan berujung sampai di Bali sekitar jam 10:00 PM (waktu Bali).

Pastikan anda menjalin hubungan baik dengan para lead dan stakeholders, mencatat poin-poin penting yang bisa anda dapat, jangan takut sampaikan pendapat di depan umum, berlatihlah dalam menanyakan pertanyaan berkualitas, berlatihlah dalam public speaking untuk mendukung anda dalam menyampaikan sesuatu ketika onboarding offline dilaksanakan
GDSC INSTIKI

SESUDAH MENJADI LEAD GDSC

Akhirnya datanglah realita yang mana saya harus menjalani kehidupan saya sebagai seorang lead GDSC di INSTIKI, di bulan-bulan awal saya berhasil merekrut 12 orang untuk menjadi bagian dari Core Team GDSC chapter INSTIKI, dan juga berhasil merekrut member yang pada saat tulisan ini dibuat berjumlah 55+ orang.

Setelah semuanya telah dibentuk, akhirnya kami membuat beberapa akun platform social media (linktr.ee/gdscinstiki), membuat beberapa postingan social media untuk memperkenalkan apa itu GDSC INSTIKI, lalu kami juga menjalankan event onboarding untuk Core Team GDSC INSTIKI, member GDSC INSTIKI sekaligus pengenalan ke dalam dunia programming, terakhir pada tulisan ini dibuat kami baru saja selesai menjalankan acara ‘Road to Devfest INSTIKI’ yang diisi oleh 3 Pembicara termasuk saya sendiri yang membahas tentang IoT Introduction, Roadmap for Web Developer oleh Dewa Agie (GDG Bali), dan membahas What We Got From Joining Dev. Community? oleh Dipadana Putu (GDG Bali).

Dalam organisasi, perselisihan dan gesekan adalah sebuah keniscayaan, dibutuhkan kedewasaan dan kematangan dalam berpikir dan bertindak apalagi pemimpin adalah seorang key decision maker dalam sebuah organisasi
Road to Devfest INSTIKI

CERITA BELUM SELESAI

Tulisan ini akan saya berusaha update sesuai dengan pengalaman saya ketika menjadi seorang lead GDSC.

Saya mengucap syukur karena atas usaha dan kerja keras akhirnya bisa terpilih menjadi lead GDSC INSTIKI dan mewujudkan impian saya untuk membantu membuat INSTIKI selangkah kedepan dengan menghadirkan GDSC yang berkontribusi positif untuk kemajuan mahasiswa/i dalam dunia teknologi.

Selain itu saya juga bersyukur selama ini selalu didukung oleh orang-orang di sekitar seperti core team GDSC INSTIKI yang telah bekerja keras dalam memastikan event-event GDSC INSTIKI berjalan lancar dalam persiapan dan pelaksanaanya, jugatidak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada stakeholders kampus yang telah merestui GDSC untuk hadir di INSTIKI sebagai organisasi/komunitas yang menjembatani antara dunia industri dan pendidikan melalui kegiatan-kegiatan yang kami laksanakan.

Perjalanan belum berakhir, kami dari GDSC INSTIKI akan selalu berupaya membuat diri kami lebih baik, yang mana secara tidak langsung akan membuat GDSC INSTIKI dan kampus INSTIKI lebih maju, lalu ketika kami terjun kemasyarakat, kami berharap dapat membuat perubahan positif dan berkontribusi positif terhadap bangsa dan negara.

Originally published on Medium. Read it there.

How this was written: the thinking, the opinions and the first draft are mine. I use AI to tighten the English afterwards — it is my third language, and it helps me say what I actually meant.

Read next

← All posts